Forum Peduli Bangsa

Kumpulan tulisan tentang kegelisahan hati

  • Mei 2008
    S S R K J S M
    « Apr   Jul »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Blog Stats

    • 1.257 hits
  • Adsense

  • Iklan

Makanlah secukupnya dan habiskan makananmu.

Posted by pu2ng pada Mei 30, 2008

Saat menghadiri pesta pernikahan seorang kawan, terlihat sebuah fenomena yang membuat miris hati saya. Tampak di kolong-kolong kursi piring-piring menumpuk dan masih menyisakan makanan yang mungkin jika dikumpulkan dapat mengenyangkan 10 – 20 anak yatim. Sebagian besar tamu yang dating hanya memuaskan nafsu mereka tanpa memikirkan volume lambung yang memang terbatas, mereka mengambil makanan yang memang sangat menggiurkan untuk mencoba seluruhnya. Namun karena volume lambung sudah melebihi batas mereka memilih untuk menyisakan makanan dan membunagnya. Pemandangan serupa terlihat dikantor saya sendiri, saat makan siang, tak sedikit rekan-rekan kantor yang memilih untuk membuang makanan yang tersisa dari pada menghabiskannya.”sudah kenyang” jawab mereka enteng saat saya Tanya alasan kenapa tidak dihabiskan. Bila kejadian ini berlangsung sekali mungkin kita semua dapat memakluminya. Namun kejadian itu terjadi hampir setiap waktu makan siang. Fenomena ini sangat meresahkan hati saya. Disaat krisis pangan mengancam dunia, di saat begitu banyak anak-anak mengalami kekurangan gizi kita malah menyia-nyiakan rizki yang telah diberikan Tuhan. Mungkin judul tulisan diatas terdengar sederhana, namun sulit untuk kita praktekkan. Masih ingatkah kita akan pesan Rasulullah SAW. Setidaknya ada beberapa pesan dari baliau tentang makanan yang masih saya ingat. “makanlah selagi lapar dan berhentilah sebelum kenyang”,  makanan satu orang bisa untuk dua orang, makanan dua orang bisa untuk empat orang dan seterusnya” “itu sama saja artinya beliau menyuruh kita untuk makan secukupnya, beliua juga menyuruh kita untuk berbagi. Lewat pesan tersebut secara tidak langsung kita di suruh untuk menghargai pemberian Allah SWT. Bayangkan jika kita memberikan sesuatu kepada orang lain, lalu kita melihat dengan mata kepala sendiri orang itu membuang apa yang kita berikan. Saya yakin kita akan marah dan akan berfikir untuk tidak memberikan sesuatu padanya lagi. Mungkin saat ini Allah masih sabar dengan tingkah laku kita. Mungkin juga Allah masih memberikan kesempatan pada kita. Bayangkan jika suatu saat nanti Allah mencabut nikmat yang diberikan kepada kita hanya karena kita sering membuang apa yang telah diberikannya. Mulai hari ini ayo kita gerakan makan secukupnya, dan berbagilah saat kita memiliki kelebihan rizki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: