Forum Peduli Bangsa

Kumpulan tulisan tentang kegelisahan hati

Mari rebut simpati rakyat miskin

Posted by pu2ng pada Maret 22, 2009

“Kami akan Menyediakan lapangan pekerjaan, menurunkan harga bahan pokok, menggratiskan sekolah,dan bla..bla..blaaa…” begitu teriak seorang juru kampanye dari salah satu parpol yang kebetulan saya tonton lewat berita. Sebuah pernyataan yang menurut saya sudah seperti mendengar lagu lawas namun dinyanyikan dengan aransemen yang berbeda yang tujuan utamanya adalah agar rakyat yang mendengar mau bergabung dan membubuhkan tanda contreng pada partainya.
Janji-janji yang sebagian besar ditujukan untuk rakyat yang notabene keadaan ekonominya di bawah rata-rata (entah mengapa saya tidak mau menyebut kata miskin dalam tulisan ini, kecuali judul diatas).
Yang mendengar senang-senang saja karena mereka disuguhi goyangan penyanyi dangdut nan aduhai.

Ya, di masa kampanye ini, mereka secara konsisten mendatangi penduduk-penduduk desa, mendengar keluh-kesah mereka, dan berbagai macam cara yang menunjukan “seolah-olah” mereka bersimpati terhadap keadaan masyarakat sekitar. Bahkan mereka rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk mendatangkan artis idola untuk menghibur mereka. Cara yang terakhir ini mungkin saja karena para caleg tidak PD terhadap kualitas dirinya yang tidak mampu mengumpulkan masa.
“Kita harus berbuat sesuatu untuk merubah keadaan mereka, sangat disayangkan mereka hidup miskin (“maaf yang berkata bukan saya loh”) di Negara yang kaya akan sumberdaya alam ini” ujar salah satu calon legislative di depan wartawan.
“lah dulu kemana aja mas?” cletuk teman saya.
Pertanyaan yang jika diajukan mungkin sudah cukup membuat mereka gelagepan mencari jawabannya.
Entah mengapa mereka mendadak ingat saudara-saudaranya yang lapar, ingat kerabatnya yang menganggur, ingat anak tetangganya yang putus sekolah, dan berbagai ingatan lain yang dulu mungkin tidak pernah terlintas di benaknya.

Lagi-lagi yang menjadi objek kampanye ialah masyarakat ekonomi lemah. Mereka seakan-akan menjadi primadona di kalangan para caleg. dengan berlagak seperti utusan Tuhan yang akan merubah nasib mereka kelak. Tindakan mereka memang sangat beralasan. karena ¾ lebih dari jumlah rakyat di negeri ini hidup jauh dari kata layak. mereka sadar akan potensi suara yang akan dihasilkan, dan sangat mungkin membantunya untuk menggapai kursi yang sudah diidam-idamkan. “ah..cape dehhh”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: